Senin, 13 September 2010

Asem tenan.....New Megapro betul-betul berubah total!

Selama ini cuma bisa melihat penampakan Honda New megapro lewat gambar. Tentu ada keterbatasan dalam mengexplore siNMP, apa saja perbedaan dibanding Megapro sebelumnya. Dan hari ini keinginan untuk menjamah sekaligus melakukan investigasi terkabul sudah.........saya tidak akan melakukan perbandingan dengan kompetitor dekatnya Yamaha Byson. Kalau secara spesifikasi diatas kertas kayaknya sudah pada tahu kedua produk tersebut. Jadi saya akan coba membandingkan dengan Megapro lawas. Angkat topi buat gebrakan AHM. Harga dipangkas 1jutaan, kita telah mendapatkan motor yang luar biasa berbeda dengan generasi sebelumnya. Bayangkan dulu banderol 20,5juta konsumen disodorin produk....maaf...jadul (kata orang-orang lho) dan kini dengan price 19,5juta New Megapro telah berubah total lebih bikin ngiler. Yuk kita mulai kupas siMegy baru....

First impression terlihat badan Megy anyar jauh lebih gambot dibandingkan dengan Megy lawas. Hal ini akan sangat jelas ketika dijejerin dengan Tiger Revo tidak kebanting sama sekali. Bahkan bisa dibilang seperti saudara kembar dimensi kedua motorsport, identik sama-sama kekar. Begitupun kalau kita amati seluruh lekuk-lekuk NMP, ternyata beda total dengan pendahulunya. Mulai dari sasis plus mesin yang dicangkokkan bukanlah mesin Kaizen ataupun sasis versi GL-Pro. Untuk urusan mesin kini posisi tutup oli berada didepan. Blok silinder atas terdapat semacam kubah serta kabel besar diatasnya (belum jelas fungsinya, mungkin sensor rpm). Beralih kesasis, kendati sama-sama menganut tipe diamond, sasis baru ini identik dengan Tiger. Tengah model berongga, terdapat pilar layaknya beton penyangga. Hanya sedikit dilakukan touch up atau modifikasi menyesuaikan suspensinya yang monoshock. Uniknya ergonomi riding sangat nyaman ketika bokong menyentuh jok. Empuk dan saya berani bertaruh....mau jalan berapa puluh kilometer badan dijamin tidak bakalan pegel karena posisi tidak terlalu membungkuk dan tangan menggapai setang secara rileks, sangat pas rasanya (bukan promosi lho..). Senangnya lagi kelemahan Megy lawas yaitu bak mesin kanan yang sering bocor karena kabel RPM dipastikan bukan masalah lagi karena telah meninggalkan sistem kumparan serta kabel manual. Melakukan choke mesinpun kini brothers tidak perlu repot membungkuk sebab posisinya telah dipindah pada panel stang kiri motor layaknya sang kakak Honda Tiger (posisi Megy lawas dibawah tanki). Melongok kebagian sasis, diameter swing arm telah berevolusi dengan ukuran besar. Dipastikan kestabilan akan lebih terjaga karenanya. Tidak kalah menarik ketika mengintip roda belakang. Terlihat kokohnya monoshock dengan ulir warna merah plus double disk kaliper Nissin jelas tertera diatasnya. Sproket juga mengalami pembaharuan, kini dilengkapi gir protector meminimize wheel jam jika rantai ngelos. Jika menilik secara nyata bisa saya katakan New Megapro bagaikan langit dan bumi dibanding generasi sebelumnya. Kaya fitur, lebih gagah, revolusi mesin total merupakan nilai positif pada produk Honda ini. Sayang seperti biasa, pabrikan Jepang tidak menyediakan satu unit untuk test ride jadi eksplorasi mesin tidak bisa dilakukan.

Dibalik semua kelebihan yang ada rasanya tidak fair kalau tidak mengulas sisi negatifnya. Dalam opini pribadi desain Megapro baru, terasa cacat ketika kita memperhatikan porsi lampu depan yang terasa kebesaran. Kemudian bagian buritan nuansa sport serasa kurang greget disebabkan kurang nunggingnya bokong siMegy. Padahal dengan suspensi monoshocknya Megy anyar bakalan lebih ciamik jika desain dibuat seperti yang saya maksud. Hal itu kemungkinan dilakukan untuk mengejar rasa nyaman secara riding. Toh tipe Megapro bukan motor racing melainkan condong produk touring atau boso kerennya cruiser. Btw.....satu lagi nih PR buat AHM. Tanki......yup tanki bahan bakar (isu lama nih) Ketika diketok pakai tangan rasa ringkih langsung menyeruak. Entahlah....apa karena saya bandingin sama Megy tunggangan lawas keluaran tahun 2002 yang berbunyi padat. Hanya paranoid pribadi mungkin. Tapi diatas semuanya, Megy anyar bisa dibilang tiada tanding tiada banding dalam hal fitur yang diberikan. Banderol 19,5juta serasa ideal alias tidak overprice dibanding kompetitor yang berani memberikan banderol harga 19,9juta (Yamaha Byson). Tapi semua terserah anda. Jika tongkrongan street fighter ala moge, Byson pilihannya. Tapi sebaliknya kalau ingin harga masuk akal dengan fitur serta economical engine Megapro jawabannya..........apalagi jika sampeyan bandingkan dengan tunggangan Megy lawas,....wis nggak ada seujung kukunya karena Megapro yang baru ini memang betul-betul telah berubah!!!...(iw/21/08/2010)


Tidak ada komentar: